Mengapa namanya Hai Củ Lạc?
-
Sebelum menjadi sebuah merek, ia adalah gambaran dua sahabat yang saling merangkul bahu.
Tidak harus berjalan lebih cepat dari orang lain, hanya ingin tetap ada seseorang di samping kita di sepanjang jalan yang jauh.
-
Nama itu juga lahir dari hal-hal yang akrab: segelas bir, sepiring kacang sangrai, sebuah meja tempat berkumpul yang tak perlu mewah. Hal-hal kecil, tetapi cukup untuk membuat orang mengenang sebuah sore.
-
Dalam kisah Hai Củ Lạc juga ada kampung halaman, kenangan 88, dan tanda tak hingga: bukan untuk mengatakan bahwa kita tak akan pernah menemui kesulitan, melainkan untuk mengingatkan bahwa setiap etape perjalanan selalu bisa ditulis kelanjutannya, dengan ketekunan, dengan persahabatan, dan dengan cara kerja yang tulus.
88Dua angka 8 berdiri berdampingan; putar satu angka 8 ke samping, dan kita mendapatkan tanda tak hingga.
-
Karena itu, kami mempertahankan nama-nama Vietnam, menuliskan setiap tanda nadanya dengan benar, memilih unsur-unsur budaya yang bermakna bagi kami, dan berharap suatu hari nanti, ketika Anda menjumpai Hai Củ Lạc di tempat yang jauh, nama itu tetap membuat Anda merasa dekat.
Sebuah rangkulan di bahu tidak membuat jalan menjadi lebih pendek, tetapi bisa membuat kita ingin terus berjalan bersama
Enam nada, satu bahasa Vietnam
Nama-nama bir kami ditulis lengkap dengan tanda nadanya, karena suara kampung halaman ada di setiap tanda itu: Bir Vietnam – dinamai dalam bahasa Vietnam
- Angang · datar
- Àhuyền · turun rendah
- Ásắc · naik
- Ảhỏi · turun-naikseperti pada “Củ”
- Ãngã · naik patah
- Ạnặng · beratseperti pada “Lạc”